Mandi Di Batang Air Sungai Limau Sanggup Buang Sial

 Sungai yang ada dalam gambar ini berlokasi di Masjid Jamiak Mandi di Batang Air Sungai Limau Dapat Buang Sial
- Sungai yang ada dalam gambar ini berlokasi di Masjid Jamiak, Batu Benggaum, Kecamatan Sungai-Geringging. Nama sungai tersebut "Batang air Sungai Limau". Mungkin nama itu diambil dari muara tamat sungai ini, di kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Batang Air Sungai Limau tampak higienis dan jernih, jemaah yang akan menunaikan sholat jum'at di Masjid Jamiak, biasanya mandi dulu di batang air ini. Demikian juga hari-hari biasa, warga sekitar memanfaatkan kebersihan dan kejernihan air ini untuk membasuh tubuh dan pakaian.

 Sungai yang ada dalam gambar ini berlokasi di Masjid Jamiak Mandi di Batang Air Sungai Limau Dapat Buang Sial
Batang Sungai Limau tidak dalam, juga tidak dangkal, kira-kira kedalamannya setinggi lutut orang dewasa, dan lebarnya sekitar 5 meter. Ikan yang ada dalam sungai terbilang banyak, alasannya ialah janji warga, dan
pemuka masyarakat ikan yang ada di dalam sungai  dilarang di ambil, boleh diambil 1 tahun sekali, bertepatan dengan 1 ahad sebelum program peringatan Maulid Nabi yang di selenggarakan di Masjid Jamiak. 

Warga yang berdekatan dengan Batang Sungai Limau, menyerupai jorong kerikil Benggaum, Simpang tanjung alai, dan warga kampung dadok percaya akan mudharat dari doa larangan yang telah dikumandangkan oleh alim ulama, " bila mengambil ikan sebelum waktunya tiba, maka yang bersangkutan bila memakan ikan akan mengalami kesengsaraan, menyerupai perut buncit dan penyakit berbahaya lainnya". Maka dari itu, tidak ada warga yang berani mengambil ikan larangan di batang sungai limau sebelum waktunya tiba.

Kearifan lokal setempat, membawa efek kasatmata akan kebersihan batang air dan kelestarian ikan yang ada dalam sungai. Dalam janji warga, tokoh masyarakat dan alim ulama, ikan larangan batang air sungai limau tidak boleh diambil dengan cara membius, setrum, dan tuba. Saat waktunya tiba, warga diperkenankan menangkap ikan dengan cara memancing, dan dengan cara tradisional lainnya.

Setiap menjelang peringatan Maulid Nabi, batang sungai limau dikerubungi warga, bawah umur dan orang cukup umur berpacu menangkap ikan, dan di tepi sungai banyak juga pondok-pondok yang berjualan, menyerupai mie instan dan gorengan. Sayangnya tidak sanggup mendokumentasikan berupa photo untuk di upload.

Kejernihan dan keasrian air batang sungai limau juga di percaya sanggup membuang nasib sial, "jika orang yang merasa selalu sial, maka cukup mandi dan niatkan sial yang dialami selama ini, akan hanyut sehabis selesai mandi." Hal tersebut, diungkapkan Ajo Ali, 38 tahun, warga setempat.

Pendapat penulis sendiri, bila mandi di batang air sungai limau, tubuh terasa segar, pikiran jadi tenang, mendengar arus sungai yang riak-riak, jadi pikiran sial yang selama ini membebani, seakan hilang seketika.

Akses menuju batang sungai limau terbilang rumit, alasannya ialah letaknya di bawah bukit,  jika dari arah Pariaman, sebaiknya masuk melalui simpang Masjid Jamiak, Talang Kuning, jorong kerikil Benggaum, untuk mencapai tepi sungai sanggup dengan kendaraan roda 2 sekitar 1 Km dari simpang talang kuning. Dan, parkir motor sanggup pribadi di tepi sungai.

Jika pembaca sekitaran Pariaman, Sumbar tertarik untuk mandi secara alami dan membuang sial di batang sungai limau, silahkan kunjungi, tidak dipungut biaya, dan pengunjung juga sanggup membawa makanan dari rumah dan sholat di Masjid Jamiak. (Anton Wijaya)


Sumber https://medianers.blogspot.com/

Related Posts :

0 Response to "Mandi Di Batang Air Sungai Limau Sanggup Buang Sial"

Posting Komentar