Gregor Mendel ialah seorang ilmuwan yang dikenal sebagai Bapak Genetika. Gregor Mendel berkebangsaan Austria, lahir tanggal 20 Juli 1822 dan meninggal 6 Januari 1884. Beliau meraih gelar ilmuwan genetika untuk studi wacana pewarisan sifat-sifat tertentu pada tumbuhan kacang, alasannya ialah kesungguhanya dalam melaksanakan eksperimen wacana hereditas tumbuhan.
Melalui penelitianya Mendel menyimpulkan sebagaimana penulis kutip dari Wikipedia bahwa pada semua organisme hidup terdapat "unit dasar" yang sekarang disebut gene yang secara khusus diturunkan oleh orang bau tanah kepada anak-anaknya. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan yang diselidiki Mendel, tiap ciri pribadi, contohnya warna benih, bentuk daun, ditentukan oleh pasangan gene. Suatu
Mendel menemukan, apabila dua gene mewariskan satu kualitas tertentu yang berbeda (misalnya, satu gene untuk benih hijau dan lain gene untuk benih kuning) akan menunjukkan dengan sendirinya dalam flora tertentu itu. Tetapi, gen yang berciri lemah tidaklah terhancurkan dan mungkin diteruskan kepada flora keturunannya. Mendel menyadari, tiap aktivitas sel atau gamete (serupa dengan sperma atau sel telur pada manusia) berisi cuma satu gene untuk satu pasang. Dia juga menegaskan, sepenuhnya suatu kebetulan bilamana gen dari satu pasang terjadi pada satu gamete dan diteruskan kepada keturunan tertentu.
Menurut Chicago Field Museum, yang menyelenggarakan sebuah festival Mendel beberapa tahun kemudian mengungkapkan Mendel bisa mengidentifikasi sifat-sifat mayoritas dan resesif tertentu, data yang disajikan dalam serangkaian kuliah yang risikonya 1865 menobatkan dirinya sebagai "bapak genetika" dan membuka jalan untuk penelitian genetik modern.
Sumber https://medianers.blogspot.com/
0 Response to "Gregor Mendel Bapak Genetika"
Posting Komentar